Buku ini mengulas pola asuh otoriter yang menekankan kepatuhan mutlak dan kontrol ketat, yang sering dianggap efektif mendisiplinkan anak, tetapi justru berisiko menghambat perkembangan emosi, karakter, dan kemandirian. Melalui kajian psikologi, pendidikan, serta perspektif nilai etika dan spiritual, buku ini menunjukkan bahwa ketegasan tidak identik dengan kekerasan.
Sebagai alternatif, ditawarkan pola mendidik tawāzun, yaitu pendekatan yang menekankan keseimbangan antara kasih sayang dan ketegasan, kebebasan dan tanggung jawab, serta aturan dan dialog. Buku ini mengajak orang tua dan pendidik beralih dari pola mendidik yang menekan menuju pola yang menumbuhkan, demi membangun generasi yang matang secara emosional, berkarakter, dan bertanggung jawab.
| Ukuran | 14.00 x 20.00 |
| Halaman | 174 |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Penulis | Satria Kharimul Qolbi, M.Pd |
| Penerbit | Elementa Media Literasi |
| ISBN | |
| e-ISBN |