Di tengah derasnya arus globalisasi yang sering kali dianggap sebagai ancaman bagi eksistensi tradisi, karya ini hadir sebagai panduan esensial untuk memahami dinamika rumit antara kekuatan global dan akar budaya lokal. Melalui pendekatan multidisipliner yang tajam, buku ini membedah bagaimana masyarakat kontemporer tidak sekadar menjadi objek pasif dari penyeragaman budaya, melainkan agen aktif yang melakukan negosiasi, resistensi, hingga inovasi hibrida. Terdapat penelusuran titik temu antara kearifan tradisional dan kemajuan modernitas, menantang asumsi biner yang kaku demi menemukan harmoni di tengah keberagaman dunia yang semakin saling terhubung.
Dengan menyintesiskan berbagai perspektif teoretis, mulai dari teori modernisasi hingga postmodernisme. Uraian di dalamnya menyajikan analisis mendalam atas isu-isu krusial seperti identitas kultural, ekonomi politik budaya, hingga peran teknologi digital dalam pembentukan masa depan kebudayaan. Disusun dengan kerangka analisis yang sistematis, Buku ini tidak hanya ditujukan bagi kalangan akademisi, tetapi juga bagi praktisi dan masyarakat umum yang ingin menavigasi kompleksitas tantangan budaya di masa depan. Budaya di Persimpangan Jalan adalah sebuah refleksi penting bagi siapa saja yang peduli pada ketahanan identitas lokal di tengah pusaran arus global yang tak terbendung.
| Ukuran | 15.00 x 23.00 |
| Halaman | 403 |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Penulis | Dr.Made Jayantara,SH.,MH.,MAP.,CLA |
| Penerbit | Elementa Media Literasi |
| ISBN | |
| e-ISBN |