Filsafat hukum sering kali dianggap sebagai disiplin yang abstrak, teoretis, dan berjarak dari realitas praktik hukum sehari-hari. Anggapan ini tidak sepenuhnya keliru, namun juga tidak sepenuhnya benar. Jarak tersebut sering kali muncul bukan karena natur dari filsafat hukum itu sendiri, melainkan karena kegagalan kita untuk membangun jembatan konseptual antara pertanyaan-pertanyaan fundamental tentang "apa itu hukum" dan "untuk apa hukum ada" dengan problem-problem konkret yang dihadapi di ruang pengadilan, di meja legislasi, atau dalam transaksi bisnis. Buku "Filsafat Hukum: Teori dan Praktik dalam Perspektif Global" hadir dengan ambisi untuk meruntuhkan sekat tersebut dan menunjukkan bahwa refleksi filosofis adalah fondasi yang niscaya bagi setiap penegakan hukum yang berkeadilan.
Mempelajari hukum tanpa filsafatnya, ibarat mengarungi samudra dengan peta yang lengkap namun tanpa kompas. Peta tersebut (undang-undang dan yurisprudensi) menunjukkan rute-rute yang ada, tetapi kompas (filsafat hukum) memberikan arah tujuan yang hakiki: keadilan, kepastian, dan kemanfaatan. Di tengah derasnya arus perubahan sosial, teknologi, dan ekonomi, para yuris dituntut untuk tidak hanya menjadi "teknisi undang-undang", tetapi juga menjadi "arsitek keadilan" yang mampu menavigasi kompleksitas zaman. Kemampuan ini hanya dapat diasah melalui dialog yang terus-menerus dengan para pemikir besar dalam sejarah hukum, dari Aristoteles hingga H.L.A. Hart, dari von Savigny hingga Roberto Mangabeira Unger.
Buku ini mencoba mengajak pembaca untuk tidak sekadar menghafal teori, tetapi untuk bergulat dengan ide-ide. Setiap bab dirancang untuk memprovokasi pemikiran kritis, mempertanyakan asumsi-asumsi yang selama ini diterima begitu saja, dan merefleksikan bagaimana gagasan-gagasan filosofis tersebut termanifestasi dalam isu-isu kontemporer seperti hak asasi manusia, krisis lingkungan, hingga etika kecerdasan buatan. Dengan menyajikan spektrum pemikiran yang luas, dari mazhab hukum alam hingga critical legal studies, buku ini berharap dapat membekali pembaca dengan kerangka analisis yang multidimensional.
de’slem
| Ukuran | 15.00 x 23.00 |
| Halaman | 488 |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Penulis | Dr.Made Jayantara,SH.,MH.,MAP.,CLA |
| Penerbit | Elementa Media Literasi |
| ISBN | |
| e-ISBN |